Posted in Cooking

[Resep] Homemade Salmon Steak with Cheese Sauce

salmon2Akhirnyaaaaaa masak salmon lagi setelah sekiaaaaaan lama 😀

Sebenarnya, Alma kurang suka makan salmon (sama kaya Bubunya), beda sama Ayah yang doyan banget sama makanan satu ini. Dulu sih yaa, alhamdulillah banget kalau Alma kurang suka, secara satu potong salmon seberat 250 gram harganya hampiiiir sama kayak ayam kampung 1 ekor, heu.

Continue reading “[Resep] Homemade Salmon Steak with Cheese Sauce”

Posted in Motherhood, Parenting

Tips dan Trik Toilet Training

Kalau jaman saya kecil dulu, mungkin orangtua gak perlu pusing ya mikirin soal ini, karena memang dari bayi gak pernah kenal diapers atau popok sekali pakai (pospak). Tapii..seiring perkembangan jaman, pospak tampaknya sudah menjadi bagian dari kehidupan anak, terutama batita.

Nah, terlepas dari beberapa alasan bahwa anak yang mulai menggunakan toilet artinya mulai lebih mandiri lagi, lebih sehat juga karena penggunaan celana dalam menyediakan ruang bernafas yang lebih untuk kulit anak (dan lebih higienis pastinya!), pengurangan sampah pospak yang entah berapa ribu hanya dari satu anak saja… Tapi yang jelas, yang saya rasakan sekali adalah penghematan budget untuk belanja popok tiap bulan, hihi… 😀 Continue reading “Tips dan Trik Toilet Training”

Posted in Cooking

[Resep] Homemade Ebi Fry (Udang Goreng Tepung Panir a la Hokben)

ebi fry 3 Kali ini saya mau sharing resep makanan a la restoran siap saji Jepang yaitu udang goreng tepung alias Ebi Furai-nya Hoka-Hoka Bento. Yup, saya adalah satu dari sekian banyak penggemar makanan di restoran ini. Tapi sayang, makan di Hokben ngak bisa sering-sering karena bisa dengan mudahnya bikin dompet kempes, hehe.

Termasuk ebi furai ini, yang kalau kita beli a la carte  harganya Rp. 25.000,00 dengan udang yang cuma 4 ekor saja, belum nasi dan air minum.

Hmmm…padahal kalau di Bandung beli udang mentah setengah kilogram sekitar Rp. 40.000,00 – Rp. 50.000,00 bisa dapat 25-30 ekor alias 7 kali lebih banyak, (hihi, emak perhitungan ;p).

Continue reading “[Resep] Homemade Ebi Fry (Udang Goreng Tepung Panir a la Hokben)”

Posted in Motherhood, Parenting

Tips Menstimulasi Anak Batita untuk Berbicara dan Berkomunikasi

Dari beberapa referensi yang saya baca, speech development atau perkembangan kemampuan berbicara pada anak dipengaruhi oleh nature  (genetika) dan nurture (pola asuh).

Pada porsi tertentu, genetika menentukan intelegensia anak juga perkembangan kemampuan berbicara dan berbahasa, tetapi dalam hal ini lingkungan atau pola asuh memegang porsi/peranan yang lebih besar.

Apakah seorang anak menerima cukup stimulasi di rumah, di daycare/playgroup, atau secara umum di lingkungannya?

Apakah terdapat kesempatan yang cukup bagi anak untuk berkomunikasi dan berpartisipasi?

Umpan balik atau feedback seperti apakah yang diperoleh anak?

Continue reading “Tips Menstimulasi Anak Batita untuk Berbicara dan Berkomunikasi”

Posted in Motherhood, Parenting

Bagaimana Cara Mendeteksi Tumbuh Kembang Anak Balita?

Menjelang akhir tahun lalu, saya dan Alma pulang ke Bandung selama 5 bulan untuk terapi okupasi dan terapi wicara selama 4 bulan di Klinik tumbuh kembang Hermina Pasteur. Ini dalam rangka menindaklanjuti speech delay yg dialami Alma karena lingkungan yang kurang kondusif, seperti yang pernah saya ceritakan sebelumnya. Ayahnya dan saya terutama, kurang memberi stimulasi selama di rumah dan karena kami merantau, sosialisasi dengan yang berbahasa sama pun kurang (tetangga dan teman sebaya).

Tamparan besar buat saya waktu itu, tapi alhamdulillah saya jadi belajar banyak dari pengalaman tersebut. Pengalaman dan pelajaran yang rasanya terlalu berharga untuk disimpan sendiri, jadi saya rangkum dan tulis disini:

https://andinaseptiarani.wordpress.com/2014/04/30/tips-melatih-anak-berbicara-dan-berkomunikasi/

Nah, setiap antar Alma terapi, saya selalu tertarik dengan poster yang terpampang di ruang tunggu klinik nya. Entah saya yang memang baru tau, atau memang poster ini belum cukup umum untuk diketahui banyak orang. Judul posternya Deteksi Dini Tumbuh Kembang Balita, keluaran Yayasan Suyakanti, sebuah yayasan khusus pengembangan potensi anak. Poster ini sangat eye-catching, mudah dicerna tapi sangat bermanfaat. Dari poster ini, dalam sekilas baca orang tua bisa tau gambaran ‘kasar’ perkembangan anak balita nya berdasarkan umur. Indikatornya ada lima: gerak kasar (motorik kasar), gerak halus (motorik halus), pengamatan, kemampuan bicara, dan sosialisasi. Sangat membantu untuk deteksi awal menurut saya. Saat itu saya foto posternya, untuk dokumentasi.

Continue reading “Bagaimana Cara Mendeteksi Tumbuh Kembang Anak Balita?”

Posted in Motherhood, Parenting

There’s no such thing as a perfect mother

‘Mati-matian’ mengurus anak, eh ada juga ‘missed‘nya. Cuma fokus dengan segala yang terukur, mungkin karena saya memang dominan otak kiri, eh yang ga terukur ‘kelewat’.

Sebetulnya saya sudah lama ingin nulis soal ini – seperti pernah saya sebut di tulisan saya beberapa bulan lalu – selain karena belum sempat, juga karena ga tau harus mulai dari mana karena ini semua aib saya sendiri. Tapi sejak beberapa hari yang lalu, sebuah obrolan hangat dengan seorang sahabat lama mengingatkan saya lagi akan hal ini.

Di umurnya yang ke-dua tahun, Alma kena speech and language delay, bahasa gampangnya telat ngomong dibanding anak lain seumurnya: belum punya cukup perbendaharaan kata, belum bisa mengungkapkan keinginannya lewat kata-kata, walaupun mostly sudah mengerti kalau kita ajak bicara.

Continue reading “There’s no such thing as a perfect mother”

Posted in Cooking

Tips Menggoreng dengan Teknik Deep Fry

Saya termasuk salah satu dari banyak orang yang suka jenis makanan yang digoreng. Menggoreng di rumah jelas lebih sehat karena kita bisa pastikan minyak yang kita pakai adalah minyak yang bersih dan baru. Hal ini penting karena minyak yang dipakai berulang-ulang akan mengalami degradasi atau kerusakan dan bersifat karsinogenik.

Nah, waktu awal belajar masak, saya selalu menemui masalah yang sama dengan makanan yang digoreng: menyerap terlalu banyak minyak sehingga hasil gorengannya ‘basah’ atau malah overcooked dengan batter yang keras. Sampai akhirnya saya menemukan tips deep frying yang menyatakan bahwa inti dari teknik deep fry adalah menjaga suhu minyak tetap panas, yaitu pada suhu 170-180 derajat celcius (340-350 derajat fahrenheit).

Continue reading “Tips Menggoreng dengan Teknik Deep Fry”

Posted in Cooking

[Resep] Pepes Tahu Panggang

tahuresize

Orang Sunda pasti tau banget deh sama makanan satu ini 😉 Tahu dilumat, dibumbui, dikasih rempah dedaunan, terus dibungkus daun pisang dan dikukus.

Dua hal khas yang saya ingat dari pepes tahu buatan Mama adalah, wangi dari daun kemangi dan daun pisang 😊 Tapi sayangnya, di perantauan ini susah buat saya untuk dapat daun kemangi.

Nah, kalau daun pisang sebenernya nggak susah ya buat didapat, cuma atas nama kepraktisan (nggak perlu bungkus satu persatu 😁), saya mengubah cara masak dan ternyata, voila!

Enaknya nggak kalah sama resep aslinya yang dikukus pakai daun pisang 😉 Coba yuk!

Continue reading “[Resep] Pepes Tahu Panggang”

Posted in Journey, Motherhood, Parenting

What doesn’t kill you makes you..

..stronger. Itu kata lagu. Tapi, ga jarang, apa yang kita alamin bikin kita jadi lebih ‘kaya’, banyak pelajaran dan hikmah yang kita dapat.

Seringkali, pas lagi kena cobaan, rasanya beraaaat banget. Dibanding keadaan orang lain, rasanya cobaan kita yang paling berat. Padahal di Al Qur’an jelas yah..

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya…..” (QS. Al-Baqarah 286).

Tapi, kayanya saya kebanyakan lupa daripada ingetnya 😦 ‘Sadar’nya seringkali yaaa.. pas cobaannya udah lewat. Alhamdulillah, it was not that bad. Afterall.. masih ada yang bisa disyukuri.

Continue reading “What doesn’t kill you makes you..”

Posted in Motherhood, Parenting

a 2-years-and-4-months-process for good (part 2)

Rutinitas ngASI di malam hari sebelum tidur sudah bisa tergantikan dengan aktivitas membaca buku. Selain jadi pengalihan, rutinitas baru ini juga keliatannya bakal jadi salah satu aktivitas yang Alma suka, she always looks very enthusiastic every time I held and started to open the pages of the book.

But unfortunately… tidak untuk tidur siang. Seperti yang sudah saya ceritakan di tulisan part 1, sejak umur Alma 1,5 tahun, rutinitas ngASI cuma untuk sebelum tidur: tidur siang dan tidur malam. Tidur malam bisa diusahakan ada Ayah yang bisa jadi ‘joki’, sementara tidur siang tidak karena kami cuma bertiga di perantauan.

All in all, pe-er saya masih berlanjut.

Continue reading “a 2-years-and-4-months-process for good (part 2)”

Posted in Cooking

[Resep] Spaghetti Chicken in White Sauce

spageti2resize

Kali ini saya coba sharing resep salah satu ‘cemilan’ (berat) favorit Alma, spaghetti chicken in white sauce alias spageti ayam saus putih (bechamel sauce). Menu ini praktis, enak, mudah dibuat, dan lagi-lagi bisa dijadikan menu one-dish-meal. Alasan lain kenapa saya sering masak menu ini, karena ini adalah menu sarapan favorit Ayah 🙂 katanya sih mirip masakan cafe, hihi.. 😉 Berikut resepnya untuk 2-3 porsi dewasa:

Continue reading “[Resep] Spaghetti Chicken in White Sauce”

Posted in Cooking

[Resep] All About Soups

supdaging
Gambar: Sup bola-bola daging

Menu sup adalah menu andalan saya kalau lagi ‘males’ masak. Menu ini praktis karena gak pakai banyak bumbu, mudah dikerjakan, dan yang pasti one dish meal – alias semua lengkap dalam satu menu (lauk, sayur dan bisa juga karbohidrat), menu yang bukan cuma bisa untuk balita tapi jelas bisa dimakan bareng Ayah-Bubu di meja makan :D. Semua tinggal iris dan cemplung, hehe..

Continue reading “[Resep] All About Soups”

Posted in Cooking

[Resep] Makaroni Skutel (Schotel Macaroni)

schotel1

Pastinya sudah banyaaaaaak banget resep skutel bertebaran di dunia maya, tapi resep yang saya tulis ini adalah resep andalan ibu saya (mama-red) – bisa dibilang resep warisan. Menu ini termasuk menu yang jadi trial and error waktu awal-awal saya belajar masak, karena penggunaan bumbu dan tahapan masak yang gak terlalu rumit. Ini beneran loh, bikinnya gak susah 😉

Resepnya sedikit saya modif sesuai kebutuhan, jadi anak balita juga bisa ikut makan.. Tetap enak dan kaya nutrisi karena bukan cuma diisi protein, tapi serat, mineral, vitamin dan antioksidan dari sayuran juga 🙂

Continue reading “[Resep] Makaroni Skutel (Schotel Macaroni)”

Posted in Motherhood, Parenting

a 2-years-and-4-months-process for good (part 1)

Proses itu dimulai hitungan bulan sebelum Alma tepat menginjak usia 2 tahun. Dimulai dari bubunya belajar, apa itu menyapih, kapan waktu yang paling tepat,  dan bagaimana cara yang paling tepat.

Hasil baca di forum-forum ibu-anak, kecenderungan proses menyapih sekarang ini sudah jauh berbeda dengan jaman ibu kita dulu, menyapih dengan cinta, adaptasi dari Weaning With Love atau biasa disebut WWL.

WWL ini intinya adalah bagaimana supaya proses penyapihan berlangsung ‘nyaman’, anak juga ‘sepakat’ untuk berhenti menyusu, bukan cuma ibu (dan ayah) nya saja.

Menyapih itu kan proses melepaskan batita dari kebiasaannya sejak bayi – yang juga sudah menjadi naluri – untuk menyusu pada ibunya. Kalau jaman ibu kita dulu, katanya sih ya kasih/oles aja PD pakai yang pahit-pahit, biar si anak “kapok” ga mau lagi menyusu. Tapi kalau dipikir lagi, apa iya cara yang paling tepat adalah dengan ‘bohong’ ke si anak? Apa iya melepas sesuatu yang sudah menjadi nalurinya sejak lahir akan jadi sesederhana itu?

Continue reading “a 2-years-and-4-months-process for good (part 1)”